Jika, memang diriku bukanlah menjadi pilihan hatimu.Mungkin, sudah takdirlah, kau dan aku takkan mesti bersatu.
Harus, selalu kau tahu, ku mencintamu di sepanjang waktuku.
Harus, selalu kau tahu, semua abadi untuk selamanya.
Karena ku yakin, cinta dalam hatiku.
Hanya milikmu, sampai akhir hidupku.
Karena ku yakin, di setiap hembus nafasku.
Hanya dirimu, satu yang selalu kurindu.
Your song represent your heart. Itu sedikit banyak saya akui benar. Saat ini, entah kenapa hati saya sangat mellow. Beberapa hari yang lalu, seorang teman saya (dia seorang perempuan) pernah berkata, “saya baru kali ini tahu ada cowok yang betah banget berlama-lama dengerin lagu mellow kaya gitu.”
Argumen saya saat itu adalah, lagu itu mencerminkan suasana hati saya. Ya… apalagi yang mau dikata. Lagu itu bagaikan mendeskripsikan hati saya dengan tepat. Bisa dari liriknya yang mengena, atau notasinya yang menyayat hati. Seperti cuplikan lirik lagu dari Ungu yang berjudul Aku Bukan Pilihan Hatimu di atas.
Secara keseluruhan, saya kurang menyukai tema lagunya. Bagaikan menghampakan sesuatu yang seharusnya indah. Tapi saya sangat menyukai notasinya. Sederhana, sangat pop dan mellow. Tapi jangan salah mengerti, saya tetap pria sejati yang menyukai musik keras. Bayangkan saja, sejak smp, sebelum tidur saya selalu mendengarkan lagu dari album And Justice For All… milik MetallicA.
Hanya saja saat ini hati saya sedang melunak. Entah sampai kapan…!
1 comment:
YOVAN...............
come to mamah....
nikmatin ajah
nikmatin....
selagi elo bener bener melow, rasukin ajah smua jiwa elo dengan kemelowan itu.
lama lama elo pasti IMUN deh !!!
sumpah !!!
percaya ama gw !!
kalo kita menghindar, malah dateng sih!
jadi terus hadapi , okay !!
eh kita dengerin lagu melow bareng yuk
yuk
yuk
yuk
hehehehehehe berusaha menggoda yang sedang melow
kalo kalo aja elo jadi buta, gw elo embat juga
wakakakakakakakak
Post a Comment