Sunday, May 21, 2006

Another One Missing in My Life


Tahun 1990-an adalah waktu saya berperilaku sangat konsumtif. Tidak hanya disibukkan oleh kegiatan ngeband yang baru merambah di awal karier bermusik saya. Uang saku saya juga habis untuk mengoleksi kartu-kartu dan komik terbitan luar negeri.

Untuk masalah komik, hati saya telah terpikat pada komik terbitan Marvel Comics. Padahal jika mau kilas balik tahun 80-an dulu. Orangtua saya banyak membelikan komik terbitan DC Comics.

Karena itu saya banyak mengenal tokoh superhero seperti Superman, Batman, Wonder Woman atau superhero yang tergabung dalam Justice League of America, Justice Society of America. Saya lebih jarang melihat kiprah superhero seperti Spiderman, Hulk atau Captain America kala itu.

Selang waktu berganti, saya lebih memilih superhero garapan Marvel seperti Spiderman, X-Men, Fantastic Four, Avengers dan yang lain. Sebuah toko komik di daerah Pondok Indah adalah tempat pilihan saya “menghamburkan” uang.

Kegemaran saya itu semakin menjadi ketika saya duduk di bangku SMA. Kala itu, bertambahnya uang saku saya, membuat koleksi komik saya semakin menggunung. Dari koleksi itu saya menjadikan beberapa komikus sebagai salah satu idola saya. Di antaranya Jim Lee, Todd McFarlane, Erik Larsen, Marc Silvestri dan Rob Liefield.

Tapi semua seakan berhenti ketika saya kuliah. Uang saku saya saat itu lebih terhamburkan untuk membeli buku literature dan hang out dengan teman-teman kuliah. Aah.. masa muda yang menyenangkan.

Apalagi ketika saya mulai serius berpacaran. (lhoo.. berarti sebelumnya ndak serius… hehehehe…). Waktu dan uang saya semakin terkuras untuk makan atau sekadar jalan bersama kekasih hati saya. Dan waktu itu berlanjut terus hingga saya bekerja saat ini.

Beberapa waktu yang lalu, teman SMA saya (yang sudah lama sekali kita lost contact) menghubungi saya lewat FS saya. Setelah melalui beberapa pembicaraan melalui ponsel, jiwa muda saya bergejolak kembali. Saya kembali mencari komik di beberapa toko buku.

Waktu membuat saya tidak sempat terlalu banyak “hunting” lagi seperti dulu. Karena itu saya hanya bisa memuaskan diri saya dengan komik baik Marvel atau DC yang diterbitkan oleh salah satu publisher dari India. Yah.. yang penting tidak terlalu tertinggal. Walaupun mereka tidak se”worth it” koleksi saya sebelumnya yang saya beli langsung dari amrik. Well, that’s another one piece missing in my life…

No comments: